LEGENDA RANCABAWANG
Sejarah dari daerah yang diberi nama Rancabawang mempunyai maksud yang berarti Ranca yang di awang-awang.Maksudnya apabila petani yang akan bertani harus menunggu musim penghujan supaya tanaman yang dihasilkan memuaskan dapat dipetik hasilnya yang memuaskan.Contohnya apabila kita ingin menanam sesuatu,harus menunggu musim penghujan terlebih dahulu supaya hasil panennya memuaskan.Dan apabila kita menanam sesuatu kita harus bisa memanfaatkan air yang saat itu turun dari langit (hujan).
MITOS
Di daerah rancabawang terdapat gunung yang bernama gunung geulis yang ada di belakang bukit jarian.Apabila kita jalan-jalan ke Bandung maka akan terlihat nampak jelas dan indah apabila dilihat di kota Bandung.Katanya di gunung geulis tersebut terdapat sebuah mata air yang aneh,yang bisa menyembuhkan penyakit.Apabila pergi ke gunung tersebut banyak rintangan yang akan di lalui siapa aja yang hendak melihat mata air aneh.Contohnya disetiap jalan yang akan kita lalui pasti ada sesuatu yang menghalang-halangi seperti anak konda.Dan ular tersebut datang dengan cara tiba-tiba. Seolah-olah di gunung geulis itu ada penunggunya apalagi di mata air yang misterius itu.
Dongeng
IRTASAN MENANG KUNYUL
Pada suatu hari ada seorang pemuda yang bernama Irtasan.Ia orangnya agak sedikit bego,atas ijin allah yang maha kuasa ia mempunyai istri yang bernama nyi ikok.Mereka hidup hanya berdua di rumah nya yang sederhana.Ketika cuaca yang begitu cerah Irtasan pergi kesawah untuk menangkap seekor kuntul.Irtasan memasang jebakan di salah satu tempat kuntul itu diam.
Sesudah Irtasan memasang jebakan lalu ia pergi ke sawah untuk menanam padi,yang jaraknya lumayan cukup jauh dari Irtasan memasang jebakan untuk kuntul tersebut.Hari pun berganti,Keesokan harinya irtasan melihat jebakan tersebut.

Dan akhirnya Irtasan mendapatkan kuntul.Irtasan berniat apabila ia nanti sampai di rumahnya ia ingin menyuruh nyi ikok untuk memasak kuntul yang ia dapat,sepanjang jalan ia membayangkan memakan kuntul itu bersama istrinya.
Sesampainya ditengah jalan irtasan terus melihat kuntul itu.lalu kuntul itu bersuara.
“kok…kok…” suara kuntul itu.
“Naha maneh the apal ngaran pamajikan kuring???”Cek Irtasan teh.
“Kok…kok…”
“iiiiiihhhh ari maneh kunaon kuntul nyebut-nyebut ngaran pamajikan kuring wae???”
Pasti maneh teh apal pamajikan kuring nu mana? Buktina ningngan maneh teh nyebut ngaran pamajikan urang,Lamun maneh apal pamajikan urana tangtuna maneh ge apal imah urang???Dari pada urang cape kudu mamawa maneh jug we balik sorangan ka imah urang ke papanggih diditunya???”
Akhirna kuntul eta teh dilepaskeun.Kuntul eta teh hiber ngapung jauh pisan nepikeun teu katingali deui,
“Kadenya kuntul tong balik heula kamana-mana,kade deuih tong sumpang-simpang kamana wae langsung ka imah nya???”Cek Irtasan the.
Kuntul eta teh hiber jauuuuuuuuuuhhhhh pisan………nepikeun ka teu balik-balik dai.
The end

Liah kamaliah sweet@ymail.com